Senin, 28 Oktober 2013

LM HAdi Riyantoko..... Pascalis Lukito..... 8 Jam

PASCALIS LUKITO
 
Pelan-pelan namun penuh dengan kegalauan
Aku serasa diambang sadar dan tiada
Sedih menyelimuti lubuk hati ini
Celah-celah kehidupan serasa begitu sempit
Akankah cepat berlalu dari mata ini
Lemah hati ini tiada daya
Ingin hatiku menjerit sekeras-kerasnya
Supaya lepas beban yang menyesakkan hati

Lega sudah saat kelahiranmu tiba
Usiamu Delapan Jam sudah kauhirup nafas Illahi
Kikis sudah harapan yang kudamba saat ini
Ingin menangis hati ini
Tapi kutetap yakin Tuhan akan memberikan yang terbaik buatku.
Oleh karena itu aku tetap bersyukur memujiMu.....

Oleh Paulus Herry Kiswanto

Selasa, 22 Oktober 2013

Hariprasetya

Bapak Drs. A. Hariprasetya M.Pd. Kabag Pendidikan yayasan Karmel Keuskupan Malang saat memberikan pengarahan sebelum lomba Playpass Drum Band tingkat Jawa Timur

Senin, 15 April 2013

Renuungan-Ketekunan



Bacaan : Yoh. 13:1
Saudara-saudari yang terkasih kalau ada pertanyaan lebih sakit mana disunat atau melahirkan. Jawabnya jelas lebih sakit disunat lha wong disunat sekali aja sudah kapok kalau melahirkan bisa berkali-kali. Hari ini mas Aji akan disunat. Dalam tradisi di Israel sejak jaman Abraham laki-laki harus disunat sebagai bentuk tanda perjanjian Tuhan dengan Abraham dan keturunannya dan tradisi ini diteruskan oleh umat Islam. Bagi kita orang Kristen sunat atau tidak disunat tidak diwajibkan tapi dalam kenyataannya sunat memang diperlukan untuk menjaga kesehatan alat reproduksi pria.
Pada umumnya sunat atau circumcision dilaksanakan pada anak laki-laki yang menginjak dewasa meskipun ada juga karena pengaruh keyakinan tertentu ada anak yang sejak bayi disunat. Di beberapa kalangan wanita juga disunat. Saat ini Mas Aji sudah berumur 11 tahun dalam perkembangan jiwa sudah mulai memasuki masa transisi dari anak-anak ke remaja. Banyak orang mengatakan bahwa kematangan hidup seseorang sedikit banyak dipengaruhi oleh mulus tidaknya dia melalui masa transisi ini.
Kita masih ingat dalam pertemuan beberapa waktu yang lalu disampaikan bahwa apa yang sering kita lakukan sehari-hari akan menjadi kebiasaan. Kebiasaan-kebiasaan yang sering kita kerjakan akan mempengaruhi bentuk watak/karakter dan kepribadian kita. Tiap orang memiliki pengalaman, kebiasaan, pembawaan dan lingkungan yang berbeda sehingga karakternya tidak sama. Kepribadian individu khas dan unik bahkan orang kembarpun masih memiliki perbedaan.
Orang tua berharap anak-anaknya memiliki kebiasaan-kebiasaan yang baik di lingkungan yang baik  sehingga sehingga dapat terbentuk kepribadian dan watak yang baik. Watak yang baik menunjang moralitas yang baik pula yang  kita perlukan sebagai pengikut Kristus dalam melaksanakan ajaran cinta kasih.
Dalam kenyataannya menjadi baik tidak gampang. Tidak cukup hanya dengan membaca buku, mendengarkan ceramah atau melihat contoh tetapi lebih pada praktek mengendalikan diri, semangat dari dalam diri sendiri untuk berjuang. Banyak cobaan dan godaan untuk berbuat baik. Tinggal bagaimana kita memiliki daya tahan. Mental instant telah menyurutkan daya tahan. Orang mau cepat mendapat tanpa kerja berat. Ingin cepat sukses dengan cara “hewes-hewes”! Orang suka menempuh jalan pintas. Ketekunan dilibas rasa malas.
Pelajar-pelajar ingin naik kelas dan lulus tanpa belajar. Kaum pekerja menuntut bayaran tinggi, tetapi tanggung jawab dihindari. Sebagian Wakil rakyat berusaha memperkaya diri. Kalau bisa sukses dengan korupsi, kenapa mesti sekolah tinggi-tinggi.
Logika dan cara kerja pun terbalik semua. Yang hidup jujur dan bijaksana dianggap gila. Orang yang bekerja secara lurus dinilai bakal mampus. Mungkin karena tercipta dari tanah manusia menjadi makhluk yang lemah, rapuh dan mudah jatuh. Segala yang baik selalu diingini, namun tak mampu dihayati. Sesuatu yang indah hendak digapai, tetapi tidak mudah mencapai. Dalam kondisi ini mungkin manusia akan putus asa karena harapannya tidak terkabul atau manusia akan sabar menanti karena masih ada esok hari.
Sejarah keselamatan manusia tidak pernah berlangsung dengan gampang. Banyak nabi menjadi korban. Mereka ditolak, dicemooh, dan dibunuh. Setan selalu berada di sisi yang berbeda untuk merusak relasi manusia dengan Allah.
Yesus, Putra Allah harus menjalani hidup yang sangat sulit. Setan tidak pernah mau mengalah sedikitpun. Di saat kritis penuh krisis, Yesus ditinggal sendirian. Beban yang ditanggung Yesus sebgai Putera  Allah sungguh-sungguh berat. Namun, Ia mau bertahan sampai akhir. Ia mau bertahan sampai akhir. Ia bertekun dalam hidup dan karya seturut kehendak Bapa. Tak ada sejengkal ruang dihatinya untuk mengalah pada setan dan dosa.
Yesus berjuang sampai saat terakhir. Dia mengasihi murid-murid  hingga kesudahannya. Dia mengajar murid-muridnya baik melalui kata maupun perbuatan. Tatkala Petrus tidak memahami ajaran-Nya dan mau menolak teladan-Nya, Dia dengan sabar membimbing dan meyakinkannya. Itu hanya mungkin dilakukan, ketika Dia memiliki ketekunan.
Santo Paulus menulis “ . . . kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, ketekunan menimbulkan tahan uji, dan tahan uji menimbulkan pengharapan” (Rm 5 :3-4). Berkat pengharapan, orang mampu bertahan dalam kesulitan.
Ketekunan adalah suatu sifat dan karunia. Tuhan adalah sumber ketekunan dan penghiburan. Karena ketekunan adalah pemberian dari-Nya maka manusia mesti menanggapi dengan sikap yang tekun dan usaha yang keras untuk mengarahkan tindakan yang baik secara tetap. Untuk menjadi pribadi yang tekun tidak sekali jadi ia perlu berproses dalam pelbagai kejemuan, godaan, dan tantangan.
            Salah satu tanda ketekunan ialah berjuang sampai saat terakhir. Bekerja setengah-setengah, serba mendadak, dan mau segera sampai puncak mencerminkan hidup yang dangkal. Kita membutuhkan ketekunan. Hanya berbekal kepandaian, banyak orang terperosok. Tanpa ketekunan orang beriman tidak akan sampai ke rumah Bapa.
Ajaran Kristus yang telah kita imani mesti diolah dengan ketekunan yang tak kunjung henti. Yesus mengalahkan maut telah menjadi tanda bahwa Ia tidak hanya bersabda, tetapi juga bertindak. Mari kita juga berusaha melakukan  tindakan-tindakan yang baik sehingga bisa menjadi teladan bagi anak-anak kita. Kita berusaha memberikan pendampingan, bimbingan, perhatian dan lingkungan yang baik pada generasi muda kita. Agar mereka bisa bertumbuh dan berkembang menjadi dewasa dan mandiri serta ketekunan menjadi suatu bentuk sikap mental  dalam bertahan dan memperjuangkan hidupnya.
Sikap tekun dalam iman dan kasih sesungguhnya karunia Tuhan. Usaha kita akan hampa tanpa kekuatan-Nya. Maka ketekunan bukan hanya menjadi syarat untuk berdoa, tetapi harus menjadi doa. Artinya, dalam anugerah ketekunan, doa dan karya menjadi relasi cinta Allah dengan kita senantiasa. Amin
Mari kita hening sejenak.




Renungan Alkitab-Pentahiran



Bacaan Kitab Suci (Yehezkiel 36 : 1.25-27)
1        “Hai engkau, anak manusia bernubuatlah mengenai gunung-gunung Israel dan katakanlah : Hai gunung-gunung Israel, dengarkanlah firman Tuhan!”
25    Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu.
26    Kamu akan Kuberikan  hati yang baru, roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan dari tubuhmu hati yang keras dan kuberikan kepadamu hati yang taat.
27    Roh-ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.

Pokok Pembicaraan :
  • Yehezkiel menyampaikan sesuatu dari Allah kepada Israel
  • Allah akan mentahirkan bangsa Israel
  • Alah berjanji akan memberikan hati dan roh yang baru dalam hati orang IsraelAllah memberikan Roh-Nya agar umat Israel mengikuti peraturan Allah.
  • Unsur tubuh manusia adalah Hati dan Batin
  • Hati dan batin berfungsi meresapi ketetapan dan peraturan Tuhan
  • Air berfungsi mentahirkan.

RENUNGAN
SAUDARA-SAUDARI YANG TERKASIH BILA ADA DUA HAL DALAM API LARON TIDAK TAHU KALAU IA BISA MATI TAPI MANUSIA TAHU BAHWA PENEBANGAN HUTAN YANG BERLEBIHAN DAPAT MENIMBULKAN BAHAYA BANJIR DI MUSIM PENGHUJAN. DALAM KEADAAN DEMIKIAN MANA YANG KURANG PANDAI LARON ATAU MANUSIA?
KITA BANYAK MEMBUANG LIMBAH YANG DIANTARANYA TIDAK DAPAT DIOLAH LAGI ATAU DIURAIKAN OLEH TANAH SEHINGGA TANAH KITA MENJADI RUSAK.
UDARA KITA TERCEMARI OLEH ASAP KENDARAAN, PABRIK, LAPISAN OZON MENIPIS KARENA PEMAKAIAN CFC DALAM PRODUK-PRODUK RUMAH TANGGA.
AIR TERCEMAR OLEH LIMBAH, DETERJEN TIDAK BISA DIURAIKAN SEHINGGA DAPAT MEMATIKAN MAKHLUK HIDUP DI DALAMNYA.
CUACA SEMAKIN TIDAK MENENTU DAN TEMPERATUR UDARA SEMAKIN PANAS KARENA BERKURANGNYA TUMBUH-TUMBUHAN DAN SEMAKIN BANYAKNYA KARBONDIOKSIDA MEMICU PEMANASAN GLOBAL. PENINGKATAN SUHU BUMI MEMICU MELELEHNYA SALJU DI PEGUNUNGAN DAN BERBAGAI GLESER(GUNUNG ES) SEHINGGA PERMUKAAN AIR LAUT NAIK SETINGGI 4-6 METER OMBAK DI PANTAI MENJADI SEMAKIN BESAR. SUHU AIR LAUT YANG MENINGKAT MENIMBULKAN TOPAN BADAI DAN AIR LAUT MERESAP KE DASRATAN SEHINGGA SUMUR-SUMUR AIR TAWAR DI PESISISR MENJADI ASIN. MUSIM PANAS MAKIN PANJANG, MUSIM HUJAN MAKIN PENDEK. SAAT INI DI TEMPAT KITA TERJADI PERGESERAN MUSIM PADAHAL DI INDONESIA HINGGA TAHUN INI SUDAH ADA DUA PULUH PULAU YANG TENGGELAM.MATAHARI SUDAH BERADA DI SEBELAH TITIK BARAT TAPI MASIH ADA HUJAN. KALAU KEMARAUNYA TERLALU PANJANG KITA KEKURANGAN AIR DAN PAK TANI AKAN MENYEDOT AIR TANAH DENGAN POMPA YANG BESAR SEHINGGA PERSEDIAAN AIR TANAH BERKURANG DAN TANAH AKAN MENGERING. PENINGKATAN SUHU JUGA MEMUNCULKAN KEMBALI PENYAKIT LAMA DEMAM BERDARAH DAN MALARIA. DALAM KITAB KEJADIAN DISAMPAIKAN BAHWA SEMUA YANG DICIPTAKAN ALLAH ADALAH BAIK ADANYA.  BETAPA ALLAH SUNGGUH MENGHENDAKI KEBAHAGIAAN MANUSIA KARENA KASIH-NYA YANG BEGITU BESAR TETAPI SEPANJANG SEJARAH MANUSIA TERUS-MENERUS MELANGGAR DAN TIDAK SETIA PADA ALLAH.. ALAM SEMESTA TIDAK DIBERI ARTI DAN PENGHARGAAN SEBAGAI CERMINAN KEMULIAAN ALLAH. ALAM HANYA DIPANDANG SEBAGAI GUDANG UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN MANUSIA. MANUSIA YANG SEHARUSNYA MENJADI TUKANG KEBUN DALAM TAMAN ALLAH MENGANGKAT DIRINYA MENJADI TUAN TANAH.KERUSAKAN ALAM BUKAN HANYA MENIMBULKN KECEMASAN BAGI NASIB HIDUP MANUSIA INI, TETAPI MENIMBULKAN KEPRIHATINAN BETAPA PERILAKU MANUSIA TELAH SEDEMIKIAN BURUKNYA.  MANUSIA ADALAH MAKHLUK SOSIAL, MAKA IA HARUS SENANTIASA MEMPERTIMBANGKAN KALAU IA MEMBABAT HUTAN APAKAH SUDAH MEMPERTIMBANGKAN AKIBAT BANJIR YANG MERUGIKAN ORANG LAIN? KRISIS LINGKUNGAN SAAT INI MERUPAKAN BENTUK KETIDAKBERTANGGUNGJAWABAN GENERASI SEKARANG ATAS GENERASI YANG AKAN DATANG. KENYATAAN MENUNJUKKAN BAHWA KRIS LINGKUNGAN DISEBABKAN OLEH PERILAKU DISKRIMANIT DAN KURANG ADIL ANTAR MANUSIA DAN INI AKAN MEMICU PERMUSUHAN MAKA PERSAUDARAAN UNIVERSAL MERUPAKAN JALAN TERBAIK UNTUK MENGATASI KRISIS LINGKUNGAN HIDUP DAN KITA MENJADI SEMAKIN BERTANGGUNGJAWAB TERHADAP SEMUA MAKHLUK CIPTAAN TUHAN.LINGKUNGAN HIDUP YANG RUSAK MEMBUAT MUTU HIDUP JUGA RUSAK DAN KEADAAN INI AKAN TERUS BERLANJUT BILA KITA TIDAK MENCARI SOLUSI..
SOLUSINYA :
SAMPAH YANG BISA MEMBUSUK DAN YANG TIDAK BISA MEMBUSUK DIPISAHKAN
PEMAKAIAN KENDARAAN PRIBADI DIKURANGI
PEMAKAIAN DETERGEN DIKURANGAI
PEMAKAIAN AIR DIHEMAT
KITA MENANAM POHON DIKEBUN
APAKAH MASIH MUNGKIN KITA MENATA LANGIT BARU DAN BUMI YANG BARU? JIKA ALLAH BERKENAN MEMBERIKAN HATI YANG BARU, DAN ROH YANG BARU DALAM BATIN KITA DAN MENJAUHKAN DARI TUBUH KITA HATI YANG KERAS DAN DIBERI-NYA HATI YANG TAAT MAKA KITA AKAN TERDORONG UNTUK MELESTRIKAN ALAM SEKITAR KITA AGAR TETAP SESUAI DENGAN MAKSUD ASLI PENCIPTA-NYA. AMIN.
MARILAH KITA BERDOA:
TUHAN YANG MAHA PENGASIH ENGKAU TELAH MEMBERIKAN DENGAN CUMA-CUMA KEPADA KAMI KEHIDUPAN DAN ALAM SEMESTA INI SEMOGA KAMI JUGA BISA MEMBERIKAN HIDUP KAMI DENGAN CUMA-CUMA KEPADA-MU. KASIH-MU KEPADA KAMI BEGITU BESAR DAN ENGKAU HANYA MENGHENDAKI HANYA YANG BAIK BAGI KAMI; HANYA KEBAHAGIAAN BAGI KAMI; HANYA DAMAI BAGI KAMI. SETIAP HARI, DENGAN BERBAGAI CARA ENGKAU MENGUNDANG KAMI PADA PERSATUAN DENGAN-MU. PALINGKANLAH TELINGA KAMI UNTUK MENDENGARKAN SUARA-MU MERASAKAN DAN MELIHAT KEBAIKAN-MU. GERAKKANLAH HATI KAMI PADA JAWABAN YANG MURAH HATI DAN TANPA SYARAT BAHWA KAMI ADALAH CIPTAAN-MU, MILIK-MU PERBUATLAH PADA KAMI SEKEHENDAK-MU. AMIN.

My Friends and my School- Dian L.M. hadi Riyantoko



MY FRIENDS AND
MY SCHOOL
       My name is DIAN I am in the five year in elementary
School on sundy morning I meet myfriends her name BELLA and AYU the have different hobbies  BELLA  can play badminton bat      
She can dance we are teri happy because we can play to gethere holidys finally come we go back to school we have different
School .trere is a small canteen in aur school it is at the back class   
 is sells drinks  like  tia and milk  we  can    bauy food like chocolate
and candyes  sometime we can buy rice.

                     TEMAN –TEMANKU
Nama  saya   DIAN  saya kelas 5 SDK KEPANJEN, pada hari  
Minggu saya bertemu teman- teman saya BELLA dan AYU merekamemiliki kegemaran yang berbeda . BELLA dapat bermain bulutangkis tetapi tidak dapat bernyanyi dan ayu dapat menari                
Kami sangat bahagia karena dapat bermain bersama –sama  hari akhir liburan sudah tiba kami kembali ke bagian sekolah kami masing –masing di sekolah ada kantin kecil di sana menjual teh,susu
Dan masih banyak lagi.

Andai Aku Punya Adik-L.M. Hadi Riyantoko



ANDAI AKU PUNYA ADIK
Oleh: L.M.Hadi Riyantoko

Andai aku punya adik
Aku sangat bahagia dengannya
Karena aku bisa bercanda tawa
Saat bersamanya aku sangat bahagia
                     Tetapi sayang itu hayalan
                     Aku pun malu kepada
                     Teman- temanku
                     Karena sering di juluki
                     Anak manja
Meski begitu aku
Tetap harus sabar
Menantinya
Karna itu hanya cobaan